10 Sabar. Sifat orang Korea yang terakhir adalah sabar, mereka sangat sabar dalam menjalankan sesuatu. Walaupun nggak semua orang Korea seperti ini tapi mereka sangat mudah beradaptasi dan responsif terhadap tren dan budaya baru seperti teknologi, infrastruktur dll sehingga mereka lebih mudah mempelajari hal baru dengan sangat baik.
Berbicarasoal sifat, tidak semua orang memiliki sifat baik, pasti ada satu atau dua sifat yang jelek. Sifat jelek ini yang bisa membuat seseorang menjadi dijauhi dan dibenci oleh sekitarnya. Nah berikut sikap kurang baik yang di benci orang. Tidak Sopan. Melihat orang yang tidak sopan saja kita bisa menilai mereka adalah orang yang buruk dan
Nias( tan Ă niha ) adalah gugusan pulau yang jumlahnya mencapai 132 pulau, membujur di lepas pantai barat Sumatra menghadap Samudra Hindia. Tidak semua pulau-pulau tersebut berpenghuni. Hanya ada sekitar lima pulau besar yang dihuni oleh manusia, yaitu Pulau Nias (9.550 kmÂČ), Pulau Tanah Bala (39,67 kmÂČ), Pulau Tanah Masa (32,16 kmÂČ), Pulau Tello (18 kmÂČ), dan Pulau Pini (24,36 kmÂČ).
Vay Tiá»n Nhanh. Suku Nias adalah masyarakat yang hidup dalam lingkungan adat dan kebudayaan yang masih tinggi. Hukum adat Nias secara umum disebut fondrakö yang mengatur segala segi kehidupan mulai dari kelahiran sampai kematian. Masyarakat Nias kuno hidup dalam budaya megalitik dibuktikan oleh peninggalan sejarah berupa ukiran pada batu-batu besar yang masih ditemukan di wilayah pedalaman pulau ini sampai sekarang. Kemudian bagi siapa saja yang melanggar hukum tersebut akan di kenakan sanksi sesuai dengan apa yang dilakukannya, bahkan ada sanksi yang sampai kepada kematian. Suku Nias mengenal sistem kasta 12 tingkatan kasta. Dimana tingkatan kasta yang tertinggi adalah Balugu. Untuk mencapai tingkatan ini seseorang harus mampu melakukan pesta besar dengan mengundang ribuan orang dan menyembelih ribuan ekor ternak babi selama berhari-hari. telah memberi. Ada 3 jenis pesta dari berbagai varian yang sedemikian banyak sebanyak jumlah desa yang ada! integrasi individu ke dalam komunitas lahir, menikah, meninggal, naiknya status sosial, pesta antar desa seketurunan untuk menghormat leluhur, dan fondrakö yaitu perayaan peneguhan norma-norma adat yang dirayakan 7 tahun sekali. Pesta yang pertamalah yang paling meriah dirayakan, paling banyak babi yang dimasak. Pada perayaan naiknya status seseorang batu-batu megalith dibuat dan ditegakkan di halaman rumah balugu sebagai tanda dari status sosialnya. Tanpa adanya pesta, megalith tidak punya alasan untuk didirikan. 46 Umumnya pesta dilangsungkan dengan menari dan menyanyikan hoho. Menari adalah mencipta ruang. Dalam tindakan menari dan menyanyikan hoho itu tatanan semesta banua dipentaskan ulang. Semua anggota komunitas berpartisipasi dalam tarian sesuai peran dan kedudukan dia di dalamnya. Desa dan anggotanya pada peristiwa itu sungguh-sungguh menjadi banua, karena istilah banua itu sendiri selain bermakna langit, semesta, juga desa dan orang-orangnya. Di dalam peristiwa menari dan menyanyi ini dibagikanlah commune dan diteguhkan kisah penciptaan dan harapan yang hendak dicapai di depan. Menari adalah awal dan akhir dunia. Di suku ono Niha suku Nias kepatuhan terhadap adat-istiadat itu adalah merupakan salah satu beban tugas yang harus ditaati agar dapat menggapai apa yang disebut dengan fahasara dödö persatuan. Sebab dengan tidak adanya fahasara dödö persatuan maka akan timbullah yang disebut siapa yang kuat dialah yang berkuasa. Itulah sebabnya ono niha takit melawan atau melanggar setian peraturan fondrakhö yang berlaku dan yang sudah diatur di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat Nias mempercayai bahwa apa yang diamanahkan oleh leluhur itu adalah âHukumâ dan barang siapa yang melanggarnya akan dikenakan sanksi yang berat atau kutukan dari arwah leluhur yang mengakibatkan hidup diatas dunia ini tidak bahagia, tidak aman serta dilanda oleh kesengsaraan hidup sampai ke anak cucu. Amaedola pepatah Nias mengatakak afatö gahe zanaö, aköi döla hulu zanuri arö yang artinya patah kaki yang melanggar hukum dan bengkok punggung yang menyeruaknya. Masyarakat Nias yang memiliki hukum adat-istiadat pada umumnya dapat kita ketahui dengan mengamatinya secara sederhana sekali berdasarkan pada 47 - Selalu mempercayai segala yang diamanahkan oleh orang tua atau leluhur agar tidak terkena kutukan. - Tetap mematuhi semua amanah leluhur baik dalam segi kehidupan sehari-hari baik dari segi persatuan, kesatuan, dan alam sekitar terlebih di dalam keluarganya. - Seluruh warga mengetahui bahwa yang lebih berkuasa adalah yang disebut sobawi dewa yang dapat memberikan kebahagiaan dah dapat memberikan kesengsaraan dan kesusahan juga bagi setiap orang yang tidak mematuhi aturan yang digariskan oleh leluhur. - Tetap memelihara dan menyambungkan semua amanah itu kepada anaknya sampai kepada cucu-cunya. -. Menyadari bahwa adat dan hukumnya itu adalah satu sumber pengaturan kehidupan agar tenteram, damai dan bahagia serta dapat mempersatukan warga dalam wadah yang baik. Contoh seseorang yang memandang remeh, tidak menghormati, tidak menghormati orang tuanya, pamannya, mertuanya, tidak mengasihi istri dan anak- anaknya, tidak sopan santun dalam berbicara, maka dalam adat istiadat Nias ini tindakan ini disebut dengan silo mangila huku tidak tahu adat. Akibat dari perbuatannya ini, maka dia, keluarganya dan keturunanya akan mendapatkan hukuman baik dari dewa dan roh leluhur. Masyarakat Nias juga mengenal filsafat hidup, salah satu filsafah hidup orang Nias adalah seperti buah ilalang di tengah buah tanaman padi, kelihatan buah kebohongan dibawa angin dan kelihatan buah kebenaran dapat dinikmati atau dipanen. Dalam bahasa Nias hulo mbua goâo, bagotalua mbua wakhe, Oroma zowua faya iâohe angi, ba oroma zowua sindruhu tola mubasi. 48 Kemudian filsafat rumput ilalang di tengah tanaman padi sebagai pesan khusus kepada pilar Nias. Rumput ilalang sangat dibenci oleh petani karena sangat membahayakan dan merusak tanaman padi. Menanam padi secara musiman di ladang area tanah keras bukan sawah area tanah datar yang berair memiliki banyak kelemahan yaitu selalu mudah ditumbuhi oleh ilalang dan jenis tanaman rumput lainnya. Rumput ilalang tumbuh diantara padi dan sulit sekali dideteksi karena jenis daunnya hampir sama. Lebih hebatnya lagi, ilalang bisa menyesuaikan diri dengan tingkat kehijauan daun padi. Rumput ilalang sangat kuat dalam memperebutkan makanan dari tanah, justru ilalang kelihatan lebih subur dan kadang daunnya menghalangi daun padi. Rumput ilalang merusak padi dan membuatnya menjadi tidak menghasilkan buah yang maksimal. Cerita di atas mengungkap Filsafat Nias dalam pepatah yang jarang diungkapkan sekarang ini, yaitu Ada juga filsafat hidup hulo mbua goâo, bagotalua mbua wakhe, oroma zowua faya iâohe angi, ba oroma zowua sindruhu tola mubasi. Artinya, seperti buah ilalang di tengah buah tanaman padi, kelihatan buah kebohongan dibawa angin dan kelihatan buah kebenaran dapat dinikmati atau dipanen. Sekalipun rumput ilalang berusaha menyembunyikan diri dari komunitas tanaman padi, namun pada akhirnya mereka pasti tertangkap dari hasil kerja yang mereka buahi. Akhir dari semuanya itu adalah âbuahâ yang langsung kelihatan mana yang benar dan mana yang penuh dengan kefasikan. Sekalipun rumput ilalang mengubah wajahnya, berusaha seakan-akan seperti padi yang baik hati, namun suatu hari dia tertangkap dalam âhasil kerja yang dibuahkannya.â Apa misinya rumput ilalang? Menumpang hidup, artinya rumput ilalang di mana-mana akan berusaha menumpang hidup dilahan yang baru disiapkan untuk 49 Tanaman Padi. Misi yang pertama ini sudah ketahuan bahwa pemikirannya hanya bersifat short term. Sangat bersifat pendek dan sesaat. Sifat inilah yang sangat membahayakan organisasi di manapun, ada orang-orang yang berpikir pendek memakai kata âmumpung ada kesempatan.â Akibatnya aboto mbanua karena ilalang kelihatannya persis tanaman padi, mukanya sangat polos seakan-akan buahnya kelak sama dengan buahnya padi, semua orang dilingkungannya menganggap dia saudara, sahabat, dan mitra yang baik. Hati sebagian tanaman padi menjadi condong kepadanya, karena belas kasihan namun akan diuji oleh waktu bahwa ketika tiba saatnya akan kelihatan siapa yang akan memberi hasil yang baik dan siapa yang hanya memberi buah kosong, ada penyesalan namun sudah terlambat. Akibat lainnya jika petani sang pengelola ladang terlambat mendeteksi rumput ilalang dalam ladang itu, maka rumput ilalang sangat cepat sekali menyebar ke seluruh areal ladang. Padi pun menjadi kurus kering dan mati, hidupnya terancam akhirnya jika bertahan hidup, sekalipun tentu tidak menghasilkan buah yang maksimal, pasti hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Apa yang harus di lakukan? Cabut rumput ilalang sampai keakar-akarnya dan buang ke bara api untuk dibakar sampai jadi debu. Jangan ada belas kasihan padanya, karena dia dilahirkan sebagai perusak. Tidak akan mungkin dia menghasilkan buah padi sampai kapan pun. Rumput ilalang tetap menghasilkan buah ilalang. Di manapun ilalang tumbuh dia adalah trouble maker, samoto banua, dan pembuat penderitaan bagi tanaman padi. Hal ini prinsip para petani yang baik di manapun di muka bumi ini, bahwa rumput ilalang tidak menguntungkan dan tidak diharapkan kelahirannya di dalam 50 ladang yang telah disiapkan untuk kehidupan dan peradaban manusia. Itulah arti dari apa yang saya sampaikan bahwa kita harus mengabdikan diri bagi kemanusiaan, mendatangkan kebaikan dan mampu mebedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Ketika kita memisahkan rumput ilalang dari tanaman padi harus benar-benar super hati-hati, supaya tanaman padi lainnya jangan ikut tercabut dan turut terbawa ke bara api yang mematikan itu. Namun segala sesuatu ada resikonya. Saudara, kita membutuhkan profesionalisme yang tinggi meminimalis resiko apapun. Namun ada harga yang harus dibayar jika memang demikian keadaanya di lapangan. Sekalipun beresiko besar bagi tanaman padi yang akan turut tercabut posisinya karena ketika sang ilalang dicabut dengan tangan yang kokoh, yang mengakibatkan tanaman padi dilingkungannya turut tercabut. Itu adalah resiko dan harga yang harus dibayar dalam menyelamatkan ladang padi yang lebih besar yang telah disiapkan untuk menghasilkan padi demi keluhuran manusia dan demi kebaikan kita bersama. Filsafat buah ilalang, padi, dan ladang ini, sangat dipegang teguh oleh masyarakat Nias hingga hari ini. Inti dari filsafat hidup ini adalah jangan mengganggu orang lain, hiduplah untuk kebijakan dan bermanfaat bagi orang lain. Kesenian Kesenian masyarakat Nias meliputi seni musik, seni lukis, tari, seni kerajinan, seni pahat seperti memahat patung. Nias memiliki budaya yang sangat menarik. Lompat batu hombo batu merupakan salah satu contoh budaya yang paling terkenal dan unik, di mana seorang pria melompat di atas sebuah tumpukan batu dengan ketinggian lebih dari 2 meter. Lompatan itu untuk menunjukkan 51 kedewasaan seorang pria, para pengunjung dapat menyaksikan lompat batu tersebut di Desa Bawomatolua, Hilisimaetano, atau di desa-desa sekitarnya. Lompat batu dilakukan untuk menunjukkan kedewasaan seorang pria. Walaupun hal ini sangat berbahaya tetapi menjadi sebuah olahraga yang menyenangkan serta menjadi daya tarik pariwisata di pulau Nias. Gambar 4 Atraksi Lompat Batu Nias Tarian perang tradisional Nias juga sangat menarik tetapi jangan takut karena tarian ini bukan untuk menunjukkan perang yang sebenarnya. Para penari mengenakan pakaian tradiional, pakaian yang terbuat dari sabut ijuk dan serat kulit kayu dan kepala mereka dihiasi dengan bulu burung. Dengan tangannya mereka membawa tombak dan perisai. 52 Gambar 5 tari perang Di dalam kebudayaan Nias, tarian tradisional merupakan hal penting dan masih ada sampai sekarang, contohnya adalah sebagai berikut. 1. Maluaya tari perang, terdapat diseluruh daerah Nias. Di bahagian utara namanya Baluse. Tarian tersebut ditarikan minimal 12 orang pria, dan bila lebih maka akan lebih baik. Pada umumnya lebih 100 orang, gerakannya sangat kuat. Maluaya ini di Pulau-pulau Batu berbeda dengan daerah Nias lainnya, di Pulau-pulau Batu para wanita juga turut menari. Para wanita menari dengan langkah kecil yang lemah gemulai. Tarian Maluaya ditarikan pada upacara pernikahan untuk masyarakat kelas atas, penguburan, dan pesta untuk menyambut pendatang baru. 2. Maena adalah sebuah tarian khas dari Nias Utara yang ditarikan oleh wanita dan pria, biasanya ditarikan pada uapacara pernikahan. 3. Forgaile adalah sebuah tarian khas Nias Selatan yang ditarikan oleh wanita untuk mengekspresikan rasa hormat dan untuk menyambut tamu khusus dan memberikan mereka sirih tradisional. Di bagian Utara dinamakan Mogaele dan dapat ditarikan oleh wanita dan pria. 53 4. Foere adalah tarian yang menampilkan lebih dari 12 penari wanita, diiringi dengan seorang penyanyi. Tarian ini merupakan bentuk dari penyembahan untuk berakhirnya kematian dan bencana. 5. Fanarimoyo tarian perang adalah sebuah tarian yang ditarikan di Nias Selatan dan Utara oleh 20 penari wanita. Kadang-kadang di dalam lingkaran ditarikan oleh penari pria. Di bagian utara tarian ini dinamakan Moyo. Tarian ini dimulai dengan gerakan seperti elang terbang dan ditampilkan untuk acara hiburan. Tarian ini menggambarkan seorang gadis yang harus menikahi pria yang tidak dicintainya. Dia berdoa supaya menjadi seekor elang yang dapat terbang. 6. Foluaufaulu adalah upacara yang manandakan kedudukan status seseorang pada zaman megalitikum. Dalam upacara ini ditarikan kedua tarian Maluaya dan Foere. 7. Famadaya Hasijimate Siulu adalah sebuah upacara pemakaman bagi keturunan raja di Nias Selatan. Di dalam upacara ini, tarian Maluaya ditarikan dibawah pimpinan desa Shaman, peti mati diukir dari batang kayu pohon dan ukiran kepalanya dihiasi dengan sebuah batang kayu untuk memperlihatkan dasarnya setelah itu zenajah tersebut dikuburkan. 8. Mandau Lumelume adalah sebuah tarian dengan tujuan untuk memanggil roh. Tarian ini hanya ada di Pulau-pulau Batu. 9. Manaho adalah tarian yang ditarikan pada acra pernikahan dan untuk menyambut tamu penting. Penari wanita berjejer didepan dan penari pria yang berada disamping melakukan gerakan yang mirip dengan tarian perang. Karena tarian ini sangat mahal biasanya masyarakat kelas 54 bawah menarikan tarian Boli-boli. Tarian ini ditarikan didalam gedung, dengan tujuan agar tamu tidak erasa bosan. Tarian ini hanya ada di Pulau-pulau Batu. 10. Tari Tuwu adalah tarian yang menampilkan seorang penari wanita/pria diatas sebuah meja batu, dengan tujuan untuk menghormati para pemimpin. 11. Fadabu adalah sebuah upacara untuk mempertunjukkan kekebalan seseorang. Sebuah pertunjukkan yang menikam dirinya sendiri dengan benda tajam. Di dalam bahasa Indonesia namanya dabus dan banyak dijumpai di Indonesia seperti di Nanggroe Aceh Darussalam, Jakarta, Banten, kawasan-kawasan budaya Melayu, dan lain-lainnya. 12. Silat Nias adalah sebuah bentuk seni perang tradisional yang lebih menekankan kepada sisi seninya daripada sisi perangnya. Masyarakat Aceh dan Pesisir memperkenalkn tarian ini ke Nias. Ada banyak jenis nama-nama tarian ini Starla, Aleale, Sangorofafa, Famosioshi, dan lain-lainnya. 13. Fatabo adalah sebuah peristiwa unik di Pulau-pulau Batu. Fatabo walaupun berunsur tari, namun bukan sebuah tarian, hanya sebuah cara untuk menangkap ikan diair yang dangkal. Dua baris orang yang masing-masing di bawah pimpinan, berjalan meninggalkan air tersebut dan membawa sebuah kotak. Pemimpin tersebut meminta agar dibuat suara keras dan memukul air tersebut dengan tongkat, kemudian mereka berjalan di atas tanah, menyembunyikan kotak tersebut, dan menyimpan ikan tersebut di antara mereka dan pantai. Di pantai lain barisan pria bergerak melemparkan jaringan untuk menangkap ikan. Keseluruhan 55 peristiwa ini adalah sebuah nilai seni yang mempunyai irama musik dan keributan. Fatabo sangat populer di Pulau Sigata, Desa Wawa, dan Tanah Masa. Sekarang sangat jarang dijumpai di Nias. 14. Tari Yaâahowu merupakan sebuah tari kreasi baru yang biasanya di pertunjukan pada acara penyambutan tamu adat, pesta-pesta adat seperti pernikahan, penyambutan tamu pemerintahan atau daerah. Tarian ini merupakan tari kreasi baru dan sudah disahkan menjadi salah satu tarian kesenian Nias. Dan tarian ini selalu di pertunjukan setiap kali ada penyambutan tamu di pulau Nias Masyarakat Nias juga mengenal beberapa tradisi musik antara lain yaitu tradisi seni suara yang dilakukan bersama sikola manuno, nyanyian perorangan, dan hoho nyanyian adat. Sikola manuno merupakan suatu koor baik dalam kelompok gereja untuk memuliakan kebesaran atau pujian sinuo fano buâo atau lagu perkawinan dikala seorang calon mempelai laki-laki menawara, jujuran fanuo bawango walu, lagu kematian sebagai ratapan bela sungkawa bawa abu dodo, lagu mars, pemberi semangat berperang sinuno wanuwo dan lagu anak-anak sinuno nda ono. Salah contoh lagu dari Nias adalah Hoho Hilinawalö-Fau. Alat musik pukul, gesek, tiup dan petik juga terdapat di Nias. Alat-alat musik tersebut dibunyikan pada saat pesta. Pada upacara kebesaran, pesta perkawinan dan kematian, aramba gong, faritia canang, dan göndra gendang, fondrahi atau tutu tambur dibunyikan berhari-hari sebelum pesta berlangsung agar masyarakat dan desa tetangga mendengarnya. Alat musik lagia, ndruri, doli-doli, dan surune sering dibunyikan oleh masyarakat pada saat mereka sedang santai, kesepian, atau sedih agar mereka dapat terhibur. 56 Di Nias Selatan, selain pada upacara kebesaran faâulu, pada upacara kematian seorang bangsawan yang dihormati, gong dan gendang juga dibunyikan. Sementara pada upacara pemujaan dewa-dewa, para pemuka agama kuno ere selalu membunyikan fondrahi sambil mengucapkan mantra-mantra tertentu dalam bentuk syair atau pantun hoho. Di bawah ini adalah berbaga jenis alat-alat musik tradisional yang sering di pakai oleh masyarakat nias dalam berbagai acara kebudayaan 1. Gendang, gendang dalam bahasa daerah nias sering di sebut dengan göndra, di dalam bahasa Inggris di sebut dengan drum, dan dalam bahasa Indonesia disebut dengan gendang. Alat musik göndra gendang ini berasal dari Orahili-Ulunoyo, Nias Tengah. Terbuat dari batang pohon besar yang bulat yang telah dikeruk bagian dalamnya, hingga tembus sampai ke ujung sebelah. Kemudian, kedua sisinya diregangi dengan kulit kambing, diikat dengan rotan di sekeliling pinggirnya. Dipergunakan pada upacara besar owasa, pesta pernikahan, dan sebagainya. 57 Gambar 6 Göndra Gendang Besar 2. Gong dalam bahasa Nias disebut dengan aramba, dalam bahasa Inggris di sebut dengan Gong, sama seperti dalam bahasa Indonesia. Gong ini berasal dari Desa Hilimbuasi, Nias Tengah. Terbuat dari bahan kuningan. Dan biasanya dibunyikan dengan cara memukul gong dengan sebuah kayu yang dililit dengan kain yang tebal. Dipergunakan pada saat ada upacara besar owasa, pesta pernikahan dsb. Tinggi 13,5 cm, tebal 0,5 cm, dengan diameter 44 cm. 58 Gambar 7 Aramba Gong 3. Canang/faritia. Canang dalam bahasa nias sering di sebut dengan faritia. Sedangkan dalam bahasa Inggris-nya disebut juga dengan fong. Faritia ini berasal dari Teluk Dalam. Faritia ini merupakan alat musik yang jenisnya hampir sama dengan bentuk dari pada gong. Faritia ini terbuat dari bahan kuningan. Alat musik ini dimainkan dengan memukul faritia tersebut dengan menggunakan sepotong kayu kecil. Faritia ini dipergunakan pada saat ada upacara besar owasa, pesta pernikahan, dan sebagainya. Tinggi 8,5, cm, tebal 0,4 cm, dengan diameter 26 cm. 59 Gambar 8 Faritia 4. Lagia ini merupakan sebuah alat music gesek yang berasal dari desa Orahili-Ulunoyo .Alat musik ini Memiliki panjang 25,2 cm, tinggi 96 cm, tebalnya 1,3 cm dengan diameter 14,8cm. Alat musik ini dulu sering diikutsertakan dalam acara-acara pada zaman sekarang alat musik ini jarang sekali digunakan dalam acara atau pesta-pesta adat. 60 Gambar 9 Lagia Orang Nias juga mengenal seni rupa yang termasuk di dalamnya seni lukis, seni ornamentasi, seni arsitektur tradisional, seni kerajinan, seni patung, dan lain-lainnya. Masyarakat Nias juga mengenal seni patung dan kerajinan angan. Kedua kegiatan ini dilakukan umumnya mengambil tempat di mbele-mbele atau emper depan rumah adat. Kegiatan ornamen, untuk mengisi bagian penting rumah, sebagai pencerminan penghormatan kepada nenek moyang. Pada megalith tersebut dipahat berbagai ukiran sehingga menjadi ornamen yang merupakan simbol-simbol. Contoh dari seni patung itu antara lain, seperti pembuatan patung nadu yang menjadi simbol kekuasan, patung yang menjadi simbol marga, dan lain-lain. 61 Gambar 10 62 Nias memiliki rumah adat yang sangat menarik. Rumah tradisional yang tertua dan terluas yang dinamakan Omo Sebua, yang merupakan rumah asli dan suku yang suka perang terdapat di dea Bawomatulou atau âSunhillâ. Rumah ini tingginya mencapai 22 m dan beberapa tiangnya lebih tebal dari 1 m. Rumah ini masih dimiliki dan ditempati oleh keluarga kerajaan. Gambar 11 Omo Sebua 63 Arsitektur dari bangunan ini bagus sekali, mempunyai ukuran dinding yang menarik untuk menghormati upacara pesta yang terkenal dan hiasan perabotnya, seperti meja dan kursi beratnya masing-masing mencapai 18 ton. 64 BAB III DESKRIPSI PERTUNJUKAN SINUNá»PADA
Karya Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani sebagaimana disyarahkan oleh Syekh Muhammad Nawawi Banten mengutip keterangan ulama yang menyebutkan 10 sifat paling dibenci Allah SWT pada karyanya Nashaihul Ibad. Karya Imam Al-Asqalani menyebut 10 sifat buruk yang patut dijauhi. Syekh M Nawawi Banten dalam karyanya Nashaihul Ibad pada halaman 63 mengatakan bahwa sifat-sifat buruk yang dibenci Allah sebenarnya lebih dari sepuluh. Hanya saja 10 sifat ini merupakan sifat yang paling dibenci Allah. ŰŁÙۚ۱ ŰšŰș۶ۧ Ù
Ù ŰșÙ۱ÙÙ
Artinya, âTetapi 10 hal ini paling dibenci dibandingkan hal lainnya,â Syekh M Nawawi Banten, Nashaihul Ibad, [Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah tanpa tahun], halaman 63. Imam Al-Asqalani menyebut secara rinci 10 sifat-sifat buruk yang perlu dijauhi 1. Kebakhilan orang kaya. Sifat bakhil melenyapkan sifat kemanusiaan dan menetapkan sifat kebinatangan. 2. Kesombongan orang fakir miskin. 3. Ketamakan ulama. 4. Kehilangan rasa malu kalangan perempuan. Syekh Nawawi mengutip hadits riwayat Ad-Dailami yang artinya, âOrang yang tidak memiliki rasa malu, maka tidak ada agama padanya. Siapa saja yang tidak malu di dunia, niscaya ia tidak masuk surga.â 5. Cinta duniawi hubbud dunya orang-orang tua setengah baya ke atas. 6. Kemalasan anak-anak muda. 7. Kezaliman penguasa. Syekh Nawawi mengutip hadits riwayat Al-Hakim yang artinya, âSiapa saja yang meridhai penguasa dengan sesuatu yang membuat Allah murka, niscaya ia telah keluar dari agama Allah.â 8. Rasa takut para tentara/militer dalam menghadapi musuh. Rasa takut adalah kelemahan jiwa yang merintangi tentara untuk berhadapan dengan tentara musuh. 9. SIkap ujub ahli zuhud. Syekh Nawawi mengutip hadits riwayat Abu Nu'aim yang artinya, âSiapa saja yang memuji dirinya sendiri atas sebuah amal saleh, maka pujiannya itu salah jalan dan gugurlah pahala amalnya.â 10. Sikap riya para hamba Allah yang ahli ibadah/ubbad. Syekh Nawawi Banten mengutip hadits riwayat Ad-Dailami yang artinya, âWaspadalah kalian mencampur ketaatan kepada Allah dengan menyukai pujian manusia karena dapat mengugurkan amal kalian.â Syekh Nawawi Banten menambahkan catatan pengecualian atas pujian orang lain tanpa ia sendiri menyukainya karena hal itu tidak termasuk riya. Syekh Nawawi Banten mengutip hadits riwayat Imam Muslim dari sahabat Abu Dzar RA yang mengisahkan pertanyaan sahabat, âBagaimana pendapatmu wahai Rasul tentang seseorang yang berbuat baik dan orang lain memujinya?â Rasulullah SAW menjawab, Demikian itu adalah kabar gembira yang cepat bagi orang beriman.ââ Semua ini patut menjadi catatan agar masing-masing orang dapat berbuat sesuatu sesuai dengan kapasitasnya dan menjauhkan sifat-sifat tercela. Wallahu aâlam. Alhafiz Kurniawan Sumber Ini 10 Sifat Paling Dibenci Allah SWT
Mungkin sisi terburuk dari sikap buruk adalah kita kadang melakukannya tanpa sadar. Kita tak tahu bahwa perbuatan kita sebenarnya mengganggu, karena di bayangan kita, yang kita lakukan sah-sah saja. Kita tak sadar bahwa kalimat yang kita lontarkan menyakiti, karena maksud kita adalah di sinilah pentingnya mengingatkan diri kita sekali-sekali. Sifat-sifat apa sih yang sebenarnya mesti kita kurangi? Di antara yang Hipwee jabarkan di bawah ini, yang mana yang paling sering kamu lakukan tanpa sadar?Eits, nggak apa-apa kok kalau kamu melakukan hal-hal ini sekali-kali. Kalau ada yang namanya sumber kekurangan, pasti manusia termasuk di antaranya. Yang penting adalah kita menunjukkan niat untuk memperbaiki kekurangan kita. Jadi, sifat-sifat apa saja yang harus kita hindari?1. Sok tahu dan hobi menggurui. Karena orang yang benar-benar pintar nggak akan merasa dirinya pintar.âGini lho caranya, bukan gitu. Kan udah berkali-kali diajarin?â âGrammar kamu salah. Kok hal segampang gitu aja kamu nggak tahu sih?â âIkut apa yang kubilang aja. Gak usah pakai nanya.âKetika kamu merasa paling pandai dari orang-orang di sekitarmu, berhati-hatilah dengan keyakinanmu itu. Pertama, namanya juga keyakinan subyektif â kamu bisa saja salah. Kedua, keyakinan ini bisa menyeretmu melakukan hal-hal yang menyebalkan. Misalnya, karena tidak mau terlihat bodoh, kamu pura-pura mengerti apapun kata lawan bicaramu serta berusaha memonopoli pembicaraan. Padahal lebih baik kamu mengaku tidak tahu daripada pura-pura tahu sesuatu! Orang yang pengetahuannya palsu itu kelihatan, terbuka dan jangan segan untuk bertanya. Hal ini justru mampu membuatmu kian kaya ilmu dan wawasan. Di lain hal, jika memang kamu tahu akan sesuatu dan berniat membagi ilmu, selalu berikan orang lain kesempatan untuk tak setuju denganmu. Ingat salah satu tanda bahwa kamu benar-benar pintar adalah kamu tak merasa bahwa dirimu sendiri Karena punya barang mewah satu-dua, kamu merasa dirimu kayaâWah kok kamarmu sempit ya⊠Kita main di kost-ku aja deh yuk?â âAku sih biasanya nggak mau kalau penginapanku nggak ada AC-nya.â Padahal lagi ikut acara kampus yang mengharuskan pesertanya nginep kayak ikan sarden di satu kamarSifat lain yang membuat orang lain enggan berada di dekatmu adalah merasa diri kaya. Merasa kamu memiliki hal yang tidak kamu miliki dan memamerkannya demi harga diri justru membuat orang di sekitarmu jengah. Apalagi kalau kamu sengaja nyinyir supaya orang sadar bahwa kamu kaya dan berharta. Tahukah kamu bahwa hal ini justru membuatmu makin kerdil di mata mereka?3. Orang-orang yang benar-benar kaya biasanya akan terlihat sendiri, kok. Hobi pamer kekayaan malah bikin kamu terlihat âWah lucu banget dompetnya, kamu beli dimana?â Kamu âOh, ini dioleh-olehin sama papaku dari Swiss. Biasa aja yang ini, bagusan yang satunya, yang dari Paris.â Teman âOhâŠâ *senyum kecut*Ketika kamu memiliki harta yang berlebih, syukurilah dan tidak usah bertinggi hati. Memamerkan hartamu tidak membuatmu makin kaya di mata orang lain. Hal ini juga tidak mengangkat derajat dan status sosialmu. Justru dengan cara inilah orang-orang makin tau bahwa kamu miskin iman. Jika memang kamu punya dan berada sadarilah bahwa hidup adalah roda yang berputar dan mungkin saat ini kamu hanya sedang berada di posisi atas. Ingat juga bahwa suatu saat nanti kamu akan berada di posisi Kalau kamu tidak dilibatkan dalam suatu obrolan, jangan langsung ikutan nimbrung. Ingat, kamu tidak yang juga bisa membuat orang di sekitarmu merasa jengah adalah ketika kamu tidak dilibatkan dalam suatu obrolan, namun tetap ngotot masuk ke dalamnya. Apalagi, kalau kamu tiba-tiba langsung memonopoli apa-apa jika kamu ingin mengakrabkan diri dengan sesekali menyambung ke dalam obrolan. Yang perlu diingat, memotong pembicaraan orang itu sama sekali tidak sopan. Jadi berusahalah untuk berendah hati setiap kali masuk ke dalam obrolan. Hormati juga kesempatan orang untuk berbicara dengan tidak memotongnya. Ingat juga, inti dari pembicaraan adalah pertukaran ide dan gagasan. Jadi, tak ada faedahnya untuk ngotot mendominasi. 5. Menganggap remeh orang lain tak akan membuatmu lebih hebat dari merekaDalam hati Ooooh, ini si anak baru. Ya ampun⊠dandanannya aja udik begitu!Diakui atau tidak, tanpa sadar kita sering memandang rendah atau menganggap remeh orang lain. Padahal hal itu tidak membuat kita lebih hebat dari orang yang kita pandang remeh berpikiran negatif dan merasa dirimu sudah hebat, kamu justru akan memberikan peluang bagi dirimu untuk mencecap kegagalan. Kenapa? Karena kamu menilai orang murni dari pembawaan dan penampilan, sementara kemampuan seseorang yang paling berharga selalu tersimpan di dalam diri mereka. Jangan kaget apabila suatu saat nanti kemampuanmu hanyalah sekecil ruas kuku orang yang kamu remehkan. 6. Kikir dan perhitungan, kalau kelewatan, akan membuatmu miskin temanKamu âEh, mana kembalianku? Kurang seratus nih.â Teman âYaelah⊠Cepek doang masih dicariin. Nih!âPerhitungan memang wajar. Namun, jangan sampai sifat yang aslinya baik ini jadi malah menyusahkan orang. Jika kamu tahu temanmu sedang tidak punya waktu untuk merogoh sakunya demi mencari koin 100 untukmu, bukankah lebih baik kamu mengikhlaskan koin 100 perak itu untuk dia? Jika kamu tahu teman yang berhutang padamu sedang kesulitan keuangan karena akhir bulan, tidakkah lebih baik bagimu untuk menagih hutang di awal bulan saja? Memang wajib untuk menjaga apa yang kamu punya, tapi kamu juga harus bisa membaca Dengan membicarakan orang di belakang, kamu menunjukkan bahwa nyalimu tak tebalâTahu nggak sih? Si A itu ternyata ceweknya dua, lho.â Padahal yang satu itu adiknya, bukan selingkuhannya! âSi B itu udah punya pacar belum sih? Kok tiap kali pulang, yang nganterin beda-beda?âNgomongin orang di belakang sering menjadi kebiasaan yang kita lakukan tanpa sadar. Mungkin karena kita tak berani mengeluh di depan orang yang membuat kita kesal, namun mungkin juga karena kita memang hobi mengekspos kehidupan privat membicarakan keburukan orang lain tidak menjadikanmu manusia yang luput dari kesalahan. Justru aktivitas ini dapat membuat reputasimu makin jelek. Orang-orang akan menjauhimu, tidak terkecuali teman-teman yang ikut bergosip bersamamu!8. Sedikit-sedikit mengadu ke dosen atau kepala sekolah, mungkin kamu bukan teman yang bisa diandalkanâKamar lo bocor tuh. Gara-gara gak dirawat, sih. Gue bilangin Bu Kost lho kalau gini terus.â âBuat apa khawatir kamar gue bocor? Kan gue punya elo.â âHah? Maksudnya?â âIya. Elo kan ember. Tuh sana tampung airnya!âSifat buruk yang satu ini bisa menjatuhkanmu di kemudian hari. Terbiasa mengadu dan bermuka dua akan menjadikanmu orang yang sulit dipercaya. Bukan gak mungkin orang-orang terdekatmu enggan berbagi cerita atau rahasia denganmu, karena tahu bahwa kamu orang yang tak bisa buruk yang satu ini juga bisa membuat label âsi mulut emberâ tersemat padamu. Teman-temanmu juga perlahan akan mundur teratur dan berpikir dua kali dulu sebelum mengajakmu bergabung di dalam pertemanan. Kurangi kebiasaan ini ya sebelum kamu benar-benar enggak punya teman karena tabiat jelek Hobi mengeluh justru akan memperparah rasa jenuhmuâAduh, capek nih, kerjaan banyak bangetâŠâ âAduh, laperâŠ.â âAduh, ngantukâŠ.âMengeluh tidak akan mengurangi bebanmu. Justru hal ini akan membuatmu makin jenuh dan beban hidupmu terasa makin berat. Dengan mengeluh kamu juga akan mengganggu orang-orang yang ada di sekitar. Secara tanpa sadar kamu bisa menyebarkan aura negatif ke sekelilingmu. Bukan hanya bebanmu yang bertambah berat, tetapi orang-orang di sekitarmu juga akan makin mengeluh, kalian bisa mengingat lagi nikmat atau berkat yang sudah kalian terima hari ini. Mengubah sudut pandangmu dengan memandang hal dari kacamata positif mungkin bisa sedikit mengurangi kebiasaan jelek satu ini. Sebelum meratap betapa capeknya kalian karena beban pekerjaan yang tak kunjung usai, bersyukur dan berterimakasihlah bahwa kalian memiliki pekerjaan, ingat juga bahwa di luaran sana masih banyak orang yang membutuhkan lapangan pekerjaan demi sesuap Selalu merasa paling benar dalam segala hal bukanlah bukti kalau kamu pintarSelalu merasa paling benar dan tidak ingin kalah dalam berbagai hal juga bisa membuat orang-orang di sekitar kian sebal dan menjauhimu. Tidak mau mengaku salah adalah bukti bahwa kamu orang yang keras kepala dan bebal. Mungkin hal ini akan memuaskan egomu, tetapi cap negatif justru akan makin sering hinggap kepadamu. Mengakui kesalahan dan meminta maaf tidak menjadikanmu manusia lemah. Justru, banyak orang yang akan mengakui kebesaran Suka memerintah, tunjuk sana-sini. Padahal, melakukan itu sendiri pun sebenarnya kamu bisa.âEh, ambilin itu dongâŠ!â âEh, kipas angin nyalain, gerah nih.âSuka memerintah atau bossy mungkin secara tidak sadar pernah atau sering kamu lakukan. Hobi memerintah orang di sekitar bukanlah tindakan yang membuatmu berada di posisi badan kita masih sehat dan panca indera masih berfungsi dengan baik, kenapa tidak melakukan semuanya secara mandiri? Jika memang membutuhkan bantuan orang lain, atur intonasi suaramu. Jangan menggunakan intonasi nada yang tinggi karena akan terkesan bahwa kamu menyuruh secara tidak baik-baik. Jangan lupa juga untuk selalu mengucapkan kata âTolongâ dan âTerima kasihâ setiap sebelum atau sesudah menerima bantuan dari orang lain!Nah, masihkah kamu memelihara ragam tabiat buruk di atas? Jika iya, segera buang sifat itu jauh-jauh ya. Jangan sampai orang-orang yang berharga buatmu justru menjauhimu!
sifat buruk orang nias